Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘sharing pengetahuan’ Category

shogun1

Shogun FL atau Robot

Well, sudah sekitar tahun 2003 yang lalu templar model roller atau yang biasa kita kenal dengan nama RRA(roller rocker arm) diperkenalkan. Ya tepatnya honda karisma yang pertama di indonesia yang mengaplikasikan model rra seperti itu. Beberapa manfaat yang bisa didapat adalah mesin lebih efisien karena gesekan berkurang dengan adanya roller. Dan itu terbukti karena honda karisma memang lebih irit dari pada pesaingnya kala itu yaitu Shogun 125, Kawasaki Kaze 125 dan Blitz Joy 125. Sejak saat itu mulailah banyak yang terbesit ide untuk memodifikasi templar bagi motor yang belum mengaplikasikannya. Termasuk saya, saya ingin sekali memodifikasi salah satu motor yang belum aplikasi RRA. Kali ini saya akan memodif Suzuki Shogun 125SP tahun 2007 atau dikenal dengan shogun FL/Robot. Apakah bisa dan mudah? Jawabannya adalah bisa dan mudah.

IMG_20160903_165414

perbedaan RRA dan standar

 

Pertama, tentu kita persiapkan bahan-bahan dulu. Sama seperti seorang chef yang mau masak jadi persiapkan bahan yang terbaik. Bahanyya tentu saja persiapkan templar rollernya dulu, bisa kita ambil paling gampang adalah milik suzuki NEX/Address/Shooter/Smash FI yang udah pake roller. Harganya sih lebih mahal dari pada templar biasa sekitar 200 ribuan, mahal tapi kualitas terjamin. Oiya pilihan tadi untuk Shogun FL atau robot yha kalo untuk Shogun FD bisa pakai RRA honda Vario generasi pertama. Selain RRA nya, adalagi yang harus dipersiapkan yaitu ring dengan tebal 4mm untuk mengganjal Rra agar tidak goyang kanan kiri. Bahan yang paling penting adalah NOKEN AS.

IMG_20160916_164819

Noken As yang sudah dicustom

Untuk noken as, standarnya tentu gak bakal bisa dipake karena base circle atau bulatan dasarnya terlalu besar. Modifikasi noken as kali ini saya merujuk pada ahli noken as dari magetan yaitu mas Adit Nabata. Datang ke bengkelnya dan memesan noken dengan karakter khusus. Noken as standar dilas dengan las argon berkualitas tinggi hingga didapat noken mentahan. Lanjut noken as dibentuk ulang dengan profil yang lebih membulat dan disesuaikan dengan derajat yang dibutuhkan. Untuk bikin noken as ini memang harus sabar, trial and error seperti wajib dilakukan untuk noken as yang sempurna.

IMG_20160913_175425Setelah semuanya siap, langsung saja dipasang. Cara pemasangannya tidak ribet alias sama saja. Setelah dipasang wajib hukumnya untuk ditest jalan dulu dan dilakukan setting ulang karburator agar maksimal. Kali ini saya settingnya ga jauh-jauh karena saya hanya memotong ujung jarum skep dan memperuncing jarum. Jarum yang runcing akan sedikit membuat campuran lebih homogen dan lancar.

Setelah semua pemasangan selesai, di coba dan hasilnya? Jreeng tenaga mesin lebih linear dari putaran bawah hingga atas. Juga nafas lebih panjang tanpa mengorbankan putaran bawah. Bahkan putaran mesin sampai kena limiter terus yang artinya putaran atas tetap terjaga.

by: Jaller

Overall, inilah bahan bahan yang harus dipersiapkan dan biaya kurang lebihnya:

  1. Templar Suzuki Nex/Address/Shooter/Smash FI/JupiterZ1 : 200rb
  2. Noken As : 350rb
  3. Bikin ring 4mm 2x : 10rb
  4. Ongkos pasang (saya pasang sendiri) : gratis
  5. Gorengan dan kopi : 6rb
Iklan

Read Full Post »

image

Rem cakram anda berbunyi kasar? Atau berdecit? Penyebabnya bisa dari kampas atau sepatu rem yang kotor, juga bisa dari piringan cakram yang kotor.
Menghilangkan decitan itu gampang, menurut Jaller, salah satu cara adalah melumuri kampas dengan oli mesin. Ha.. oli mesin bisa? Kenapa enggak? Simpel saja, lepas kampas rem lalu bersihkan dengan kompresor, kalo ga ada kompresor yha bisa dengan lap sedikit basah. Setelah itu kita lumuri dengan oli meain yang masih baru sebagaimana kita melumuri roti dengan selai. Lalu ratakan sampai merata. Diamkan sejenak mungkin 1 menit atau 2 menit(kalau jaler sih prakteknya 1menitan saja). Tempelkan kedua kampas seperti sadwich atau oreo dengan sisi kampas saling berhadapan. Gesek-gesekkan sebentar.
Warna oli akan berubah menjadi hitam kotor, pertanda kotoran terangkat. Terus gosokkan sampai dirasa cukup. Lalu keringkan kampas tadi dengan cara di lap dengan kain bersih sampai kering.
Sebelum kampas dipasang lagi, ada baiknya piringan cakram juga dibersihkan, bisa dicuci dengan air sabun atau di lap dengan kain sedikit basah. Setelah dibersihkan, bisa dilumuri oli baru di bagian yg nantinya akan bersinggungan dengan kampas(optional). Kalau jaller sih dilumuri juga agar bener2 sempurna. Caranya adalah dengan membasahi kain yang bersih dengan oli mesin lalu dioleskan di bagian piringan. Dan dilap lagi hingga kering. Nah warna piringan akan menjadi sedikit gelap dan mengkilap.
Pasang kembali kampas remnya dan test jalan. Pada awalnya akan terasa rem tidak pakem, terus saja melakukan test hingga rem bekerja normal kembali. Nah sekarang rem cakram pakem dan bebas dari bunyi berdeciit. Juga kampas akan jadi lebih awet.

Tambahan; untuk cakram belakang, lebih baik jika praktek melumuri oli ini dilakukan, karena untuk kecepatan tinggi, rem belakang yang terlalu pakem justru akan membahayakan.

Read Full Post »

Bulan oktober di kota Solo, suhu udara sepertinya makin hangat saja, terutama pas waktu malam. jika dirasakan lebih mendalam, udara cenderung lebih lembab dari yang biasanya, padahal tidak terjadi hujan sama sekali. ada apa gerangan?

Well, tiap tahunnya memang terjadi hal seperti ini. yaitu hawa panas dan lembab yang meliputi badan. rasanya gak nyaman. sebenarnya fenomena ini adalah akibat dari awan yang ada di atas kota solo. kenapa? karena awan itu berperan ibarat selimut. Ketika siang, matahari memanasi tanah, setelah hampir malam, awan yang tebal dan merata itu mulai muncul dan menghalangi lepasnya panas keluar atmosfer. Akibatnya, panas tersebut tertampung diantara bumi dan awan. kita kan berada di antara keduanya, makanya kita yang kena imbasnya, hawa panas dan lembab menyelimuti.

meski terdengar buruk, akan tetapi ada keuntungan juga buat kita-kita yang ingin berkeringat, atau yang kepengan olahraga dan banyak keringat. tentunya akan sangat mudah memeras keringat dan kotoran serta racun dalam tubuh untuk keluar.

Read Full Post »

Keju

Susu diasamkan dan dibiarkan menggumpal. Kemudian cairan dan bagian menggumpal tadi dipisahkan. Bagian yang menggumpal harus dikeringkan dan dicetak dalam cetakan sampai betul-betul kering. Lama pengeringan sangat variatif, tergantung pada temperatur dan kelembapan udara. Itu makanya hasil keju sering berbeda-beda dari segi tekstur, warna, dan keharuman. Tetapi ini tentu hanya berlaku pada keju yang dibuat secara tradisional, bukan yang diolah di pabrik dengan peralatan modern.

Secara garis besar, keju dibagi tiga bagian:

1.Keju yang dimasak 2.Keju yang lembut (soft cheese) Contoh keju yang lembut adalah brie, camembert, dan gaperon. 3. keju yang keras (hard cheese) Contoh jenis hard cheese adalah ementhal,edam, gouda, dan cheddar.

Jenis keju juga terlihat dari kandungan lemak, warna, dan teksturnya.

Proses pematangan:

Untuk mendapatkan rasa, aroma dan penampilan yang khas, setiap jenis keju mengalami proses pematangan yang berbeda-beda, baik dari sisi lamanya proses (bervariasi antara 2 minggu sampai 7 tahun), suhu di mana bakal keju dimatangkan, dan bahan-bahan lain yang ditambahkan ke dalam keju.

Misalnya keju Appenzell dari Swiss direndam dalam campuran bumbu dan anggur putih selama beberapa saat, keju Leiden dari Belanda ditambahkan sejenis jintan (cumin), atau beberapa jenis keju segar yang dibubuhi daun bawang atau biji lada hijau.

Ada jenis keju yang selama proses pematangan diolesi air garam setiap waktu tertentu, ini membuat kulit keju menjadi keras.

Ada juga keju yang dimatangkan sambil dibungkus kain, kayu, lilin, dan sebagainya, baik hanya selama beberapa hari maupun sepanjang masa pematangan.

Keju Cheddar yang banyak kita kenal dimatangkan dengan dibungkus kain katun selama beberapa hari di awal masa pematangan, sementara keju Edamer bahan pembuat kue kaasstengels dibungkus lilin yang biasanya berwarna merah.

Proses pematangan tertentu juga membuat keju menjadi berlubang-lubang.

Pemrosesan lebih lanjut:

Beberapa jenis keju diproses lebih lanjut setelah matang, misalnya diasap, dibuat menjadi keju lembaran seperti Kraft sliced yang kita kenal di Indonesia, atau dibentuk kotak kecil seperti La Vache Qui Rit, si sapi tertawa asal Perancis yang juga dapat ditemui di supermarket besar di Indonesia.

Keju dapat digolongkan menjadi beberapa kelompok berdasarkan konsistensinya:

Keju segar (fresh/unripened) yang tidak mengalami proses pematangan.

Rasanya biasanya netral dan tidak begitu asin, berbentuk seperti krim karena mengandung lebih dari 70% air, serta tidak begitu awet.

Contohnya Cottage, Philadelphia dari Amerika Serikat, Ricotta, Mascarpone dari Italia .

Mozzarella yang biasa ditaburkan di atas pizza pun ternyata termasuk keju fresh, karena walaupun bentuknya semikeras, ia tidak mengalami proses pematangan.

Keju lunak, baik yang berkulit seperti Brie, Camembert dari Perancis maupun yang tanpa kulit seperti Limburger si super bau dari Belgia dan Feta dari Yunani.

Ciri utamanya adalah memiliki konsistensi yang empuk dan lembut, walaupun agak sulit dioleskan.

Dalam proses pembuatannya, gumpalan (curd) dipotong-potong kira-kira sebesar bola pingpong dan keju dimatangkan sekitar 2-4 minggu.

Keju iris semikeras, yang walaupun agak empuk, jika diiris memiliki bentuk yang tetap.

Contohnya Bel Paese dari Italia. Sebagian besar blue cheese termasuk golongan ini, misalnya Stilton dari Inggris, Gorgonzola dari Italia, Roquefort dari Perancis, dll.

Keju iris. Jenis yang terkenal misalnya Edamer dan Gouda dari Belanda, serta Cheddar dari Inggris. Keju Kraft yang kita kenal di Indonesia adalah juga jenis Cheddar.

Dalam pembuatannya, gumpalan dipotong-potong sebesar kacang polong dan keju dimatangkan antara 4-12 minggu.

Keju keras.

Dalam proses pembuatannya, gumpalan dipotong menjadi bagian yang sangat halus, kira-kira sebesar butiran gandum. Masa pematangannya minimal 3 bulan.

Keju yang sangat keras kadang dimatangkan sampai 3 tahun, dan biasa dinikmati dengan cara diparut, misalnya Parmesan dari Italia. Contoh lain dari keju keras adalah Emmentaler dari Swiss. Keju jenis ini biasanya sangat tahan lama.

Read Full Post »

It might look like it would be more at home on the moon, but the space-aged Extra Terrestrial Vehicle (ETV, for short) will be unveiled at the MPH show in London’s Earls Court on November 4.

The show car is one of only four in existence and the only example that will be on public display for the foreseeable future.

Details are sketchy at this stage, but we do know that it will have Lamborghini style gullwing doors and hidden wheels.

The ETV has been supplied to the show by the London Motor Museum and the cockpit has a right-hand drive layout, so it’s suitable for the UK market.

The remaining three ETVs are privately owned, but we may see more of them in future. All we know about the engine for the moment is that it’s ‘basic’, but there are plans to develop the ETV into a powerful eco-car, probably using an electric drivetrain.

In addition to the ETV, the London Motor Museum will display the world’s first Street Rod supercars on its MPH stand.

The pair of ‘Nite Black’ and ‘Day White’ classic Ford Zephyrs are hand made and worth £500,000 and £250,000 respectively. Each car also has diamond-encrusted wheels, a 5.3-litre V8 engine and an in-car iPad. See mphshow.co.uk for more details and ticketing information.

Read Full Post »

Pernahkah melihat gua seindah ini? Kalo saya sih paling-paling ngeliat gua buatan manusia bekas galian pasir. Yah gua kristal…

Dikenal dengan sebutan The Sistine Chapel of Crystal, dalam bahasa meksiko: Cueva de los Cristales (gua kristal) mengandung beberapa kristal terbesar di dunia berupa balok-balok bening dari gip sepanjang 36 kaki atau 11 meter. Gua ini terdapat di kedalaman 950 kaki atau 290 meter di bawah tanah. Tepatnya terletak di komplek pertambangan Naica yang digali untuk timah, seng, tembaga, perak, dan emas. Penggalian dilakukan secara zig-zag setelah melewati kedalaman setengah mil atau 760 meter di bawah tanah. Gua ini  berbentuk tapal kuda dan dikelilingi oleh batuan keras selebar 30 kaki (10 meter) dan panjang 90 kaki (30 meter).

Aktivitas vulkanik yang berlangsung sekitar 26 juta tahun yang lalu membentuk gunung Naica dan mengisinya dengan gips panas membara. Ketika magma secara berangsur-angsur mendingin, gunung pun mendingin dan suhu menurun secara drastis, gip mulai membeku. Secara perlahan gips tersebut bercampur dengan air dan sulfat serta molekul kalsium yang selama jutaan tahun terkubur di gua dan sekarang menjadi kristal.

Read Full Post »

Oleh : Jaller Abiad

Sumber : NASA

Terkadang, kita menggunakan benda-benda sehari-hari dengan enjoy saja tanpa tidak tahu/mau tahu tentang seluk beluk benda tersebut seperti penemunya, cara kerja mekaniknya dan teknologi yang digunakan. Akan tetapi berkat kerja keras para ilmuwan dari NASA atau National Aeronautics and Space Administration yang meneliti dan melakukan segala daya upaya untuk mengembangkan peralatan angkasa luar, maka jadilah teknologi tersebut teraplikasi pada benda-benda yang mungkin kamu gunakan tiap harinya. Berikut ini saya menginformasikan 10 penemuan teknologi dari NASA yang kebanyakan kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari.

1. Penemuan pertama: Filter Air.

Air, adalah zat yang sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia. Karena manusia tak dapat hidup tanpa air, kemampuan untuk menyuling air kotor menjadi air bersih adalah pencapaian yang luar biasa dari ilmu pengetahuan.

Para astronot butuh cara untuk mendapatkan air bersih di luar angkasa, karena bakteri dan penyakit dapat menjadi lebih mematikan di angkasa. Teknologi penyaringan air telah dikenal sejak awal 1950an, tetapi NASA ingin mengetahui bagaimana memurnikan air pada situasi yang ekstrim dan menjaga air tetap bersih untuk periode yang lama.

Jika kau melihat filter air, kau biasanya dapat menemukan bongkahan-bangkahan kecil arang di dalam filter. Terkadang, ketika kamu pertama kali menggunakan filter air, kamu akan menemukan flek hitam kecil dari bongkahan-bongkahan itu. Arang ini diaktivkan dan mengandung ion-ion perak yang menetralkan bakteri pathogen dalam air. Bersamaan dengan membunuh bakteri dalam air, filter juga menekan pertumbuhan  bakteri. Perusahaan-perusahaan besar telah menerapkan teknologi ini dan telah membawa pada kita sistem penyaringan air. Jutaan orang telang menggunakan filter air dirumah mereka tiap hari.

2. Penemuan kedua: Peralatan-Peralatan Tanpa Kabel.

Ketika kamu membersihkan debu dan kotoran di lantai rumah menggunakan penyedot debu tanpa kabel, kau sedang menggunakan teknologi yang sama dengan yang digunakan astronot di bulan. Meskipun Black & Decker telah menemukan pertama kalinya alat-alat bertenaga batterai pada tahun 1961, penemuan yang mirip dari NASA menyempurnakan teknologi dari Black & Decker seperti instrumen medis nirkabel atau penyedot debu bentuk genggam dan lain-lain.

Pada pertengahan 1960an, dalam persiapan misi Apollo ke bulan, NASA memerlukan alat untuk mengambil sampel dari batuan dan tanah di bulan. Bor menjadi kecil dan ringan, kompak dan cukup bertenaga untuk menggali lebih dalam permukaan bulan. Karena mencari colokan listrik di bulan sangatlah tidak mungkin, NASA dan Black & Decker menemukan dan mengembangkan alat-alat bertenaga batterai, bor magnet. Digunakan dalam konteks lingkungan luar angkasa, Black & Deckermengembangkan sebuah program komputer untuk peralatan yang mengurangi konsumsi daya dan memaksimalkan penggunaan batterai.

Setelah proyek NASA, Black & Decker mengaplikasikan prinsip kerja peralatan tadi untuk membuat peralatan lain menjadi bertenaga batterai yang dapat digunakan masyarakat sehari-hari.

3. Penemuan ketiga: Lapisan Khusus Pada Jalan.

Lapisan pada jalan raya ini memungkinkan gaya gesek yang lebih tinggi terhadap ban untuk menekan jumlah kecelakaan akibat tergelincir. Nah lapisan ini pada awalnya digunakan oleh NASA pada lapangan udara tempat pesawat ulak alik mendarat.

Sekarang, banyak jalan-jalan tol diseluruh dunia menggunakannya untuk menambah gaya gesek pada ban sehingga grip lebih kuat. Inti permasalahannya adalah menjadikan pijakan tidak licin meski terdapat air sekalipun pada permukaannya. Contoh, pada kolam renang modern juga terdapat lapisan ini pada tepiannya.

4. Penemuan keempat: Detektor Asap Yang Dapat Disetel.

Dimana ada asap, pasti ada api. Para insinyur NASA tahu pakta simpel itu ketika mereka mendesain Skylab pada tahun 1970an. Skylab adalah stasiun luar angkasa pertama milik Amerika, dan para astronot harus tahu jika api dan asap tidak boleh ada di dalam ruangan stasiun. Bekerja sama dengan perusahaan Honeyball, NASA menemukan detektor asap pertama dengan tingkat kesensitifitasan yang berbeda-beda untuk menekan kesalahan bunyi alarm.

Untuk memasarkan pada konsumen, produk ini dinamakan ionization smoke detector. Yang berarti alat ini menggunakan  sebuah elemen radio aktif bernama americium-241 untuk mendeteksi asap dan gas berbahaya. Ketika partikel bersih(oksigen dan nitogen) bergerak melalui detektor, americium-241 mengionisasi partikel tersebut, yang menghasilkan partikel elektrik. Jika partikel asap memasuki detektor, asap akan mengganggu interaksi detektir dan oksigen, dan kemudian memicu alarm untuk berbunyi.

5. Penemuan kelima: Telekomunikasi Jarak Jauh.

Telepon jarak jauh mungkin sudah bukan hal asing bagi sebagian besar kita. Telepon seluler dan sarana layanan melalui VoIP telah menjadi teknologi murah meriah sekarang ini. Meski penemu telepon bukanlah orang NASA, akan tetapi yang dimaksud telekomunikasi jarak jauh disini bukan sekedar telepon saja. Bahkan teknologi itu dikembangkan beberapa dekade lamanya.

Sebelum manusia dikirim ke luar angkasa, NASA membangun satelit-satelit yang dapat dikomunikasikan dengan manusia di bumi dan menunjukkan seperti apa luar angkasa itu. Menggunakan teknologi satelit yang sama, sekitar 200 satelit komunikasi diorbitkan di luar angkasa setiap harinya. Satelit-satelit ini mengirim dan menerima pesan. Satelit-satelit ini membuaat kita dapat menelepon teman kita di Italia sementara kita berada di Indonesia. NASA mengawasi lokasi dan kondisi tiap satelitnya dan memastikan kita dapat menikmati sarana komunikasi jarak jauh setiap harinya.

6. Penemuan keenam: Teknologi Sol Sepatu.

Saat ini sepatu athletik mengadopsi teknologi dari sepatu boot yang digunakan Neil Armstrong. Bagaimana bisa?

Seluruh pakaian luar angkasa didesain untuk misi Apollo termasuk desain sepatunya.  Sepatu yang dipakai para astronot menggunakan pegas kecil yang ditanamkan dalam bagian bawah sepatu. Pegas ini membantu para astronot untuk melangkah lebih nyaman di bulan. Berbagai perusahaan sepatu athletik mengadopsi teknologi ini untuk membuat sepatu yang dapat mengurangi dampak buruk pada kaki dan persendian di kaki.

Pada pertengahan 1980an, perusahaan sepatu KangaROOS USA mengaplikasikan prinsip kerja teknologi ini dan material yang dipakai sepatu astronot pada jajaran model sepati athletik baru yang diproduksi secara masal. Dengan bantuan dari NASA, KangaROOS mematenkan teknologi busa Dynacoil three-dimensional polyurethane yang mendistribusikan gaya pada kaki yang timbul ketika berjalan atau berlari. Dengan mencampurkan serat kedalam bahan busa, sepatu KangaROOS menyerap energi dari kaki yang menghantam landasan/jalan, dan memantulkan kembali energi itu ke kaki.

Sekarang, perusahaan-perusahaan sepatu lain, AVIA, juga menggunakan teknologi sepatu astronot pada sepatu athletik.

7. Penemuan ketujuh: Thermometer Telinga.

Memeriksa suhu badan ketika sakit dapat menjadi sebuah pekerjaan yang rumit. Thermometer standard(mercury) sangat sulit untuk dibaca, dan jenis yang rektal sungguh tidak nyaman untuk digunakan. Pada tahun 1991, thermometer inframerah yang ditempatkan pada telinga merubah segala kesulitan tadi, menyederhanakan dan mempercepat proses pemeriksaan.

Diatek, yang mengembangkan jenis thermometer ini, melihat bahwa lamanya waktu perawat dalam memeriksa suhu sangatlah perlu penanganan. Sekitar satu milyar kali pengecekkan suhu yang terjadi di rumah sakit di Amerika yiap tahunnya, perusahaan berpikir untuk menyelamatkan waktu yang berharga dan terbuag dalam pengecekkan dengan menggunakan mercury. Sebagai pengganti, Diatek mengambil keuntungan dari teknologi NASA tentang kemajuan dalam bidang teknologi suhu bintang dengan teknologi inframerah.

Bersama dengan laboratorium Jet Propulsion milik NASA, perusahaan Diatek menemukan sensor inframerah yang layak untuk ditanamkan dalam thermometer. Thermometer telinga dengan sensor infra merah mengambil suhu pada telinga yang dikeluarkan oleh gendang telinga pada lubang telinga. Karena gendang telinga berada pada bagian dalam tubuh, gendang telinga bersuhu sama dengan suhu dalam tubuh alias lebih presisi dalam hasil yang terdeteksi. Thermometer infra merah yang berada di rumah sakit dapat mengukur suhu kurang dari 2 detik.

8. Penemuan kedelapan: Busa.

NASA membantu orang-orang tidur lebih nyenyak pad malam hari. Busa tamper diproduksi oleh beberapa perusahaan dalam banyak merk. Padahal aslinya diproduksi untuk penerbangan ke luar angkasa.

Pada awalnya, busa dibuat untuk jok kursi pesawat luar angkasa untuk mereduksi getaran dan hantaman saat mendarat. Busa itu sendiri terbuat dari sejenis plastik polyurethane-silikon. Busa ini dapat menyerap ketaran dan tekanan bahkan jika busa harus digencet sampai menjadi 1/10 ukuran semula.

Tapi sekarang, pemakaian busa itu tak hanya oleh penerbangan luar angkasa, akan tetapi juga dipakai pada jok mobil dan sofa dirumah dan tempat tidur.

Dalam bidang kesehatan, dokter bedah tulang juga menggunakan komposisi busa khusus ini untuk membiat bantalan pada sendi antara tulang.

9. Penemuan kesembilan: Lensa Anti-Gores.

Jika kamu menjatuhkan kacamata ke lantai, lensanya kadang tidak akan pecah. Itu karena pada tahun 1972, badan administrasi pangan memilih pembuatan lensa dengan plastik dari pada dengan kaca. Plastik lebih murah, lebih baik dalam menyerap radiasi sinar ultraviolet, lebih ringan, dan tidak mudah pecah. Tetapi, plastik juga mempunyai kelemahan. Plastik yang belum diberi lapisan sangat mudah tergores, dan goresan tersebut dapat mengganggu penglihatan.

Karena partikel kotor juga ada di lingkungan luar angkasa, NASA membutuhkan lapisan khusus untuk melindungi peralatannya, seperti visor helm yang dipakai para astronot. Mangambil kesempatan, Foster-Grant sebuah perusahaan manufaktur kacamata membeli hak cipta dari NASA untuk teknologi ini. Lapisan khusus membuat lensa plastik sepuluh kali lebih tahan terhadap goresan dari pada lensa yang tak diberi lapisan.

10. Penemuan kesepuluh: Kawat Gigi Yang Tak Terlihat.

Banyak dari remaja yang memakai kawat gigi dewasa ini. Menyebabkan mulut terlihat penuh dengan kawat. Tapi tidak akan lagi di masa depan, karena kawat gigi tak terlihat telah memasuki pasar pada tahun 1987, dan sekarang telah banyak jenisnya dan merknya juga.

Kawat gigi tak terlihat dibuat dari bahan bernama translucent polycrystalline alumina (TPA). Perusahaan bernama Ceradyne mengembangkan TPA bekerjasama dengan riset lanjutan NASA dalam bidang keramik untuk melindungi antena inframerah pada radar misil.

Beberapa waktu kemudian, perusahaan lain bernama Unitek mengembangkan desain baru untuk kawat gigi. Desain itu lebih estetis dan nyaman serta tikak mengkilap. Kawat gigi jenis ini ditemukan bahwa TPA dapat menjadi bahan yang tepat karena cukup kuat untuk menahan gigi dan tidak mengkilap, menjadikan TPA digunakan untuk memproduksi kawat gigi tak terlihat. Karena kepopulerannya yang instan, kawat gigi tak terlihat menjadi produk yang paling sukses dalam bidang industri orthodontik.

Read Full Post »

Older Posts »