Pengumpan:
Tulisan
Komentar

pokoknya, jangan hidup di jakarta deh. itu adalah kata-kataku dalam masa lampau atau past tense. memang begitulah adanya dan pstilah banyak orang yang merasakannya. mau pergi ke menara sudirma dari tempat kost aja susah. nunggu busway lama, setelah dateng eh malah penuh. saya musti nunggu hingga 2-3 bis lewat dulu baru bisa dapat tempat. dapat pun cuma berdiri berdesakan. alamaaaaak gak nyaman banget angkutan di kota ini, jauh lebih nyaman angkutan di kota Solo. abis gitu, orang-orangnya pada cuek bebek, saya lempar senyuman manis, mereka cuma diam saja, beda banget ama di Solo. di Solo jika saya lempar senyum, mereka rata-rata pada bales dengan sapaan atau minimal dengan senyum juga. selain itu, jika lewat sungai atau selokan, baunya minta ampun, kayaknya warga jakarta itu jorok-jorok ya.
tapi, meski begitu, bisa cuci mata juga lho di jakarta. misalnya liat cewek-cewek cantik, hehehe :-D meski di Solo juga banyak yang ginian.

Inilah beberapa photo yang menunjukkan adanya tulisan atau link blog pribadi saya. ini masih sebagian, masih ada yang lainnya yang belum diupload dan belum tertangkap kamera. saya masih berburu photo kek gini. so, stay tuned ajha ya.

nah setelah beberapa waktu berburu, akhirnya beberapa dapat aku temukan lagi. dan kali ini lebih jelas dan lebih besar, cekidot

Solusi Murah meriah Bekas Luka

Well, sehari setelah peristiwa naas yang menimpa jok motorku, solusi telah aku temukan dan jalankan. tak ada yang mahal. bahkan biaya yang diperlukan cuma IDR 1’5, murah khaaaan. apa sihsolusi itu?
pertama, aku rapikan dahulu busa jok yang terkoyak kemaren. lumayan butuh kesabaran buat merapikannya, tujuannya yaitu menghindari adanya benjolan yang akan terjadi jika telah tertambal nantinya. setelah busa jok tertata rapi, giliran kulit jok yang ditata sedemikian rupa sehingga menyerupai bentuk awalnya. setelah dirasa cukup, barulah menempel stiker fleksibel pada jok. stiker yang aku pilih adalah yang tak terlalu fleksibel, alias rada kaku menyesuaikan karakter kulit jok. oiya, motif yang aku pilih adalah bendera italia bundar khas motor klassik. setelah tertempal dengan hati-hati, aku seka menggunakan kain hangat, makin kuat menempel. dan anti air tentunya.
itulah solusi sederhana yang murah meriah, jika ada yang mau ngasih saran monggo dikomen.

Tertusuk Bilah Kayu

Tanggal 11 Oktober 2011 pas malem-malem, saya sengaja memarkir motor di deket pohon, saya pikir akan aman. pada kenyataannya waktu aku ngecek, tenyata ada sebilah kayu kering, panjang dan runcing sudah tertancap di jok belakang. pikiran tiba-tiba menaruh curiga terhadap beberapa orang. namun selelah liat liat kondisi sekitar dan menge-cek karakter kayu yang tertancap, barulah ketahuan apa sebabnya. yaitu bagian atas bangunan ada jajaran kayu yang udah tua, mungkin karena patah dan tertiup angin yang kencang, maka terjatuh. dan lagi-lagi apesnya motorku, kejatuhan dan tertancap. bekasnya ada robekan pada kulit jok. ya sudah besok rencana mau diganti saja. bahan sintetis murah kok.

Hawa Panas

Bulan oktober di kota Solo, suhu udara sepertinya makin hangat saja, terutama pas waktu malam. jika dirasakan lebih mendalam, udara cenderung lebih lembab dari yang biasanya, padahal tidak terjadi hujan sama sekali. ada apa gerangan?

Well, tiap tahunnya memang terjadi hal seperti ini. yaitu hawa panas dan lembab yang meliputi badan. rasanya gak nyaman. sebenarnya fenomena ini adalah akibat dari awan yang ada di atas kota solo. kenapa? karena awan itu berperan ibarat selimut. Ketika siang, matahari memanasi tanah, setelah hampir malam, awan yang tebal dan merata itu mulai muncul dan menghalangi lepasnya panas keluar atmosfer. Akibatnya, panas tersebut tertampung diantara bumi dan awan. kita kan berada di antara keduanya, makanya kita yang kena imbasnya, hawa panas dan lembab menyelimuti.

meski terdengar buruk, akan tetapi ada keuntungan juga buat kita-kita yang ingin berkeringat, atau yang kepengan olahraga dan banyak keringat. tentunya akan sangat mudah memeras keringat dan kotoran serta racun dalam tubuh untuk keluar.

Coming to a WordCamp Near You

Coming to a WordCamp Near You.

semua orang yang mengerti tentang mesin pasti akan mengamini statement saya. Bahwa “efisiensi akan lebih baik menggunakan kopling manual dibandingkan dengan kopling otomatis”. Alasannya adalah perangkat sentrifugal yang digunakan pada kopling otomatis itu membebani mesin. ya iyalah lha wong pert itu tergolong berat dan itu bergerak yang mempunyai sumbu pada kruk as mesin. dengan berat perangkat sentrifugal tersebut, putaran mesin terbebani dan menyebabkan putaran mesin kurang spontan. akibatnya adalah penggunaan bensin yang lebih boros, meski hanya terpaut sedikit.

Saya membayangkan jika perangkat pengkopel gigi sekunder itu ditanggalkan, pasti putaran mesin akan lebih lancar dan konsekuensinya adalah pengiritan bahan bakar. dan memang benar saja, pendapat saya beda sedikit dengan pendapat para ahli mesin, yaaah kalo borang jakarta bilang sebelas duabelas lah. tapi tentu semua itu ada yang mesti dikorbankan, misalnya dalam hal kepraktisan.

tentu saja lha wong dulu otomatis sekarang manual kok. tapi kata salah seorang ahli sepeda motor, skill seseorang akan meningkat jika mengendarai motor berkopling manual. karena apa? karena dengan memakai yang manual, otomatis kendali motor sepenuhnya ada pada rider. dengan kata lain, apapun mau rider, motor siap buat nurut aja. berbeda dengan motor yang full otomatis, perintah rider seperti dikebiri. misalkan saja saya naik vario atau xeon, pengenya torsi motor dan tenaga tersalur sedemikian rupa, eh pada kenyataannya malah sangat lelet, sungguh terlalu.

bukti-bukti yang lain adalah motor-motor balap menggunakan perseneling dan kopling yang full manual, dengan maksud agar kemauan rider tersalur pada motor seutuhnya, jadi bisa sehati antara motor dan rider.

motor balap menggunakan kopling manual

nah dengan alasan itulah tampaknya saya berencana mengganti kopling otomatis menjadi manual. dengan pertimbangan bahan bakar akan lebih irit, tentunya lari motor juga tak dikebiri lagi. hal yang menyenangkan disini adalah menerapkan ilmu mekanik yang saya miliki kepada kuda besi saya. selain itu juga kuda besi akan lebih keren dengan kopling manual.

bahan bahan yang perlu disiapkan antara lain adalah handle buat stang kiri, kabel kopling yang kuat, kover mesin kanan yang sudah dimodofikasi agar dapat dipasangi as penonjok, dan batang penonjok itu.

perangkat kopling manual

bahan-bahan tersebut tidaklah murah, melainkan mahal, dan yang lebih mahal adalah keruwetan dalam perubahan ini. belajar dari berbagai mekanik pendahulu yang kenyang makan asam garam dan trial and error, maka saya pun berpikir akan mengalami trial and error juga. memang sih, semuanya butuh belajar, dan belajar paling baik adalah dari trial and error yang kita lakukan sendiri, karena justru kejadian error itulah yang akan terus nyantol dalam waktu yang lama pada otak kita.

sampai saat init, saya belum sempet memasang perangkat tersebut, karena belum ada waktu luang yang panjang. jadi cukup sekian dulu artikelnya, artikel tentang pemasanga akan dibuat setelah proses pemasangan berhasil,.. hehe insyaallah berhasil,.. amiin deh

Masihkah?

Di dunia ini pasti tak ada manusia yang sempurna. Bagaimanapun juga tak kan ada orang yang benar-benar memahami apa yang sedang dan telah dipikirkan oleh orang lain. Andai saja dapat mengungkapkan apa yang benar-benar dirasakan tanpa harus merasa takut akan logika, maka semuanya akan berbeda. Banyak kejadian yang semestinya kita pelajari, dari masa lalu misalnya.

Kali ini, fokus ada pada peristiwa yang terjadi beberapa tahun lalu. kepercayaan yang telah dibangun tiba-tiba sirna dan berubah menjadi masalah pelik yang menghantui. Ini soal hati dan perasaan. mungkin orang yang berada disana merasakan apa yang saya rasa. disibukkan oleh dunia ini dan berbagai masalahnya.

Sejauh ini, dan setelah disibukkan dengan dunia, masihkah kamu mengingat kita berdua? yang tak pernah bertemu selama menjalin hubungan yang spesial. Saya ulangi lagi, ini soal hati dan perasaan, bukan lagi soal logika. Saya masih menyimpan seyal yang kau kirimkan kepadaku, aku bahkan ingat betul harum aroma yang  tercium saat aku membuka amplop itu. Aku masih menyimpannya dan tentu saja merawatnya, siapa tahu kamu akan memintanya atau menanyakannya suatu hari nanti.

Lalu, apakah kamu masih menyimpan dan merawat telur batu yang aku berikan? aku mungkin tak akan menanyakan ini kepadamu, karena takut kamu akan mengingat aku meski aku tahu kamu ga mungkin lupa, lha wong aku dan kamu itu punya ikatan yang sangat erat yang disebut dengan f*****.

saat aku menulis tulisan gak bermutu ini, inilah saat aku mengingatmu, rasa sayang ini tetap ada sampai kapanpun, meski bukan rasa sayang seorang kekasih.

Aku Waktu Buber S.W.A.T

acara buber ini diadakan di pemancingan dan lesehan Dewa dewi. sebenere aku tidak kenal mereka sampai pada waktu itu aku diajak masuk ke grup S.W.A.T. setelah ngumpul semua, oooohhh jadi ini tha mereka itu,.. :-) jadi kenal deh,.. hahaha thank u S.W.A.T. makanannya enak, ngumpulnya juga hangat dan damai…. thank u juga buat mas dana,.. hahaha

 

 

Keju

Susu diasamkan dan dibiarkan menggumpal. Kemudian cairan dan bagian menggumpal tadi dipisahkan. Bagian yang menggumpal harus dikeringkan dan dicetak dalam cetakan sampai betul-betul kering. Lama pengeringan sangat variatif, tergantung pada temperatur dan kelembapan udara. Itu makanya hasil keju sering berbeda-beda dari segi tekstur, warna, dan keharuman. Tetapi ini tentu hanya berlaku pada keju yang dibuat secara tradisional, bukan yang diolah di pabrik dengan peralatan modern.

Secara garis besar, keju dibagi tiga bagian:

1.Keju yang dimasak 2.Keju yang lembut (soft cheese) Contoh keju yang lembut adalah brie, camembert, dan gaperon. 3. keju yang keras (hard cheese) Contoh jenis hard cheese adalah ementhal,edam, gouda, dan cheddar.

Jenis keju juga terlihat dari kandungan lemak, warna, dan teksturnya.

Proses pematangan:

Untuk mendapatkan rasa, aroma dan penampilan yang khas, setiap jenis keju mengalami proses pematangan yang berbeda-beda, baik dari sisi lamanya proses (bervariasi antara 2 minggu sampai 7 tahun), suhu di mana bakal keju dimatangkan, dan bahan-bahan lain yang ditambahkan ke dalam keju.

Misalnya keju Appenzell dari Swiss direndam dalam campuran bumbu dan anggur putih selama beberapa saat, keju Leiden dari Belanda ditambahkan sejenis jintan (cumin), atau beberapa jenis keju segar yang dibubuhi daun bawang atau biji lada hijau.

Ada jenis keju yang selama proses pematangan diolesi air garam setiap waktu tertentu, ini membuat kulit keju menjadi keras.

Ada juga keju yang dimatangkan sambil dibungkus kain, kayu, lilin, dan sebagainya, baik hanya selama beberapa hari maupun sepanjang masa pematangan.

Keju Cheddar yang banyak kita kenal dimatangkan dengan dibungkus kain katun selama beberapa hari di awal masa pematangan, sementara keju Edamer bahan pembuat kue kaasstengels dibungkus lilin yang biasanya berwarna merah.

Proses pematangan tertentu juga membuat keju menjadi berlubang-lubang.

Pemrosesan lebih lanjut:

Beberapa jenis keju diproses lebih lanjut setelah matang, misalnya diasap, dibuat menjadi keju lembaran seperti Kraft sliced yang kita kenal di Indonesia, atau dibentuk kotak kecil seperti La Vache Qui Rit, si sapi tertawa asal Perancis yang juga dapat ditemui di supermarket besar di Indonesia.

Keju dapat digolongkan menjadi beberapa kelompok berdasarkan konsistensinya:

Keju segar (fresh/unripened) yang tidak mengalami proses pematangan.

Rasanya biasanya netral dan tidak begitu asin, berbentuk seperti krim karena mengandung lebih dari 70% air, serta tidak begitu awet.

Contohnya Cottage, Philadelphia dari Amerika Serikat, Ricotta, Mascarpone dari Italia .

Mozzarella yang biasa ditaburkan di atas pizza pun ternyata termasuk keju fresh, karena walaupun bentuknya semikeras, ia tidak mengalami proses pematangan.

Keju lunak, baik yang berkulit seperti Brie, Camembert dari Perancis maupun yang tanpa kulit seperti Limburger si super bau dari Belgia dan Feta dari Yunani.

Ciri utamanya adalah memiliki konsistensi yang empuk dan lembut, walaupun agak sulit dioleskan.

Dalam proses pembuatannya, gumpalan (curd) dipotong-potong kira-kira sebesar bola pingpong dan keju dimatangkan sekitar 2-4 minggu.

Keju iris semikeras, yang walaupun agak empuk, jika diiris memiliki bentuk yang tetap.

Contohnya Bel Paese dari Italia. Sebagian besar blue cheese termasuk golongan ini, misalnya Stilton dari Inggris, Gorgonzola dari Italia, Roquefort dari Perancis, dll.

Keju iris. Jenis yang terkenal misalnya Edamer dan Gouda dari Belanda, serta Cheddar dari Inggris. Keju Kraft yang kita kenal di Indonesia adalah juga jenis Cheddar.

Dalam pembuatannya, gumpalan dipotong-potong sebesar kacang polong dan keju dimatangkan antara 4-12 minggu.

Keju keras.

Dalam proses pembuatannya, gumpalan dipotong menjadi bagian yang sangat halus, kira-kira sebesar butiran gandum. Masa pematangannya minimal 3 bulan.

Keju yang sangat keras kadang dimatangkan sampai 3 tahun, dan biasa dinikmati dengan cara diparut, misalnya Parmesan dari Italia. Contoh lain dari keju keras adalah Emmentaler dari Swiss. Keju jenis ini biasanya sangat tahan lama.

Tulisan Sebelumnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.